Wabub Madiun Sidak Empat Proyek Kontruksi, Minta Rekanan Patuhi Regulasi dan RAB

$rows[judul]
Keterangan Gambar : Wabub Madiun saat sidak dilokasi proyek



Madiun- pesantrend.co.id  Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, M.H., melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap empat pekerjaan konstruksi Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Madiun, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mengetahui perkembangan proyek gedung, jalan, dan fasilitas umum di wilayah tersebut.


Baca Juga :

Didampingi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Bagian terkait, Wabup meninjau empat lokasi, yakni Rehab Exterior dan Interior Lobi Kantor Sekretariat Daerah, Rehab Interior Ruang Bupati Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun, Rehab Drainase dan Pavingisasi Jalan Kelurahan Krajaan Kecamatan Mejayan, serta Rekonstruksi Jalan Ruas Bajulan-Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng.

Meski berlatar belakang dokter, Wabup Purnomo Hadi menunjukkan pemahaman mendalam tentang ilmu konstruksi. Ia melakukan pemeriksaan secara detail terhadap mutu dan ukuran material yang digunakan di sejumlah proyek yang ditinjaunya.

Kepada konsultan pengawas, Wabup meminta agar memperhatikan tenggat waktu yang tersisa mengingat sudah memasuki akhir Oktober. Ia juga mengingatkan rekanan untuk selalu mengikuti regulasi dan menjalankan pekerjaan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kalau bisa pekerjaan ini selesainya maju seminggu sebelum habis masa kontrak. Waktu seminggu itu untuk penyempurnaan dan membersihkan sisa-sisa material,” tegasnya.

Khusus terkait pengecoran Jalan Bajulan-Kenongorejo di Kecamatan Pilangkenceng, Wabup menyatakan setuju dengan ketebalan beton hingga 20 sentimeter. Menurutnya, kontur tanah di wilayah tersebut yang cenderung labil memerlukan perkerasan yang lebih tebal.

“Insyaallah nanti bisa selesai tepat waktu. Mungkin November tanggal 21 sudah selesai,” ujarnya.

Sementara itu, proyek fasilitas umum berupa drainase dan paving jalan lingkungan dinilai sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menata jalan lingkungan, akses pertanian, serta kawasan pendidikan. Meskipun terkendala anggaran sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan, Wabup menyampaikan harapan agar pemerintah daerah terus memberikan yang terbaik.

“Mohon doanya saja, Pak Bupati dan saya mampu memberikan yang terbaik dan menjadi pemimpin yang amanah bagi Kabupaten Madiun yang BERSAHAJA,” tutupnya.