Banyuwangi,- Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Banyuwangi, M Alfin Kurniawan menyatakan bahwa berbagai program pelatihan kerja yang dilaksanakan pemerintah kabupaten Banyuwangi dengan menyasar kelompok usia muda bertujuan untuk membangun kemandirian sekaligus juga bertujuan untuk menekan angka kemiskinan di kabupaten Banyuwangi. 
Secara lebih rinci kata Alfin, tujuan dari pelatihan tersebut meliputi mewujudkan pemuda yang produktif dan mandiri. Pelatihan ini memberikan bekal keterampilan praktis (seperti sablon, perbengkelan, servis laptop, tata rias, dan lainnya) yang dapat digunakan oleh para pemuda untuk membuka usaha sendiri atau mendapatkan pekerjaan.
Selain itu pelatihan kerja itu bertujuan meningkatkan daya saing pemuda. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan pemuda agar mereka lebih siap dan kompetitif di dunia kerja, sejalan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar kerja.
Baca Juga :“Tak hanya itu, tujuan lain pelatihan kerja itu mendorong terciptanya wirausaha baru,” Ujar Alfin kepada awak media di ruang kerja kamis (23/10/2025).
Selain keterampilan teknis, pelatihan seringkali juga mencakup aspek kewirausahaan, dengan tujuan menciptakan pengusaha muda lokal dan lapangan kerja baru di tingkat desa, sehingga mengurangi kebutuhan untuk merantau.
Pemerataan pendapatan dan peningkatan kesejahteraan keluarga/desa juga merupakan salah satu tujuan pelatihan kerja yang dilaksnakan pemerintah kabupaten Banyuwangi melalui dispora dan instansi terkait.
“Dengan adanya keterampilan baru, diharapkan peserta dapat meningkatkan taraf ekonomi pribadi, keluarga, dan pada akhirnya, desa mereka masing-masing,” ungkap Alfin.
Dengan membekali pemuda dengan keahlian yang relevan, Dispora Banyuwangi secara langsung berkontribusi pada upaya pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan di wilayahnya.