Nikmati Konsep Green Building Raline Shah Nyatakan Pendopo Keren
Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi bukan sekadar pusat pemerintahan, tetapi telah bertransformasi menjadi ikon wisata yang menarik perhatian masyarakat nasional. Pesona bangunan bersejarah yang mengusung konsep green building berhasil memukau artis Raline Shah yang berkunjung Jumat (12/6/2026) malam.
Bau bangunan bersejarah cagar budaya yang berdiri sejak 1771 tetap terjaga pasca revitalisasi pada tahun 2012 oleh arsitek Adi Purnomo. revitalisasi tersebut tidak hanya mempertahankan nilai warisan, tetapi juga menghadirkan arsitektur hijau yang mengoptimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara alami.
Guest House Bunker: Inovasi yang menarik
Baca Juga :Salah satu bagian yang paling menarik perhatian Raline Shah adalah guest house yang dirancang menyerupai bunker bawah tanah dengan hamparan rumput hijau sebagai atapnya.
"Keren. Tidak kelihatan kalau ada ruangan di dalam. Suasananya juga adem, bikin betah," ucap Raline.
Desain tersebut tidak hanya estetis, tetapi juga ramah lingkungan. Dengan konsep green building, penggunaan energi listrik dapat diminimalkan secara signifikan.
Pesan Bupati: Estetika dan Fungsional
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa bangunan publik di Banyuwangi yang dibangun tidak hanya memenuhi fungsi, namun juga mengandalkan estetika.
“Banyuwangi ini dibangun bersama arsitek, jadi tidak hanya memenuhi fungsi namun juga tidak memiliki unsur estetika. Kami juga menonjolkan gaya arsitektur lokal Banyuwangi untuk melestarikan kearifan lokal kita,” kata Ipuk.
Bahkan, hotel dan homestay di Banyuwangi “dipaksa” untuk menonjolkan kekhasan lokal dalam setiap desain bangunannya, menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam pelestarian budaya.
Arsitek Nasional Merancang Bangunan Banyuwangi
Beberapa bangunan umum di Banyuwangi dibangun dengan melibatkan arsitek nasional, antara lain:
Bandara Banyuwangi dan Masjid Pendopo oleh Andramatin
Grand Watudodol dan Stadio Diponegoro oleh Budi Pradono
Warisan Inggrisan oleh Yori Antar
Kunjunan Raline Shah selama 4 hari (12-15 Juni 2026) juga mencakup eksplorasi destinasi unggulan seperti Desa Wisata Adat Kemiren, Kawah Ijen, dan Taman Nasional Alas Purwo.