Dari Ikan Segar Menjadi Produk Bernilai Tambah, UMKM Perikanan Banyuwangi Punya Peluang Naik Kelas
BANYUWANGI, Pesantrend.co.id – Potensi perikanan Banyuwangi tidak harus berhenti ketika ikan dijual dalam keadaan segar. Pengolahan hasil perikanan membuka kesempatan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menciptakan produk bernilai tambah sekaligus memperluas lapangan kerja.
Produk seperti ikan asap, abon ikan, kerupuk ikan, bakso ikan, dan aneka olahan lainnya dapat menjadi alternatif pengembangan usaha. Jenis produk yang dikembangkan tentu perlu disesuaikan dengan ketersediaan bahan baku, keterampilan pelaku usaha, daya beli konsumen, serta peluang pemasaran.
Saat ditanya wartawan, Sekdin Perikanan dan kelautan Kabupaten Banyuwangi Riza Al Fahroby, S.T., M.Sc. menjelaskan bahwa pengembangan usaha perikanan perlu memperhatikan peningkatan nilai tambah produk dan kemampuan pelaku usaha menjangkau pasar.
Baca Juga :“Pengolahan hasil perikanan memberikan peluang agar bahan baku tidak hanya dijual sebagai komoditas mentah. Pelaku usaha perlu memperhatikan mutu, keamanan pangan, kemasan, kontinuitas produksi, dan kebutuhan konsumen,” demikian draf jawaban yang harus dikonfirmasi kepada narasumber.
Tantangan UMKM bukan hanya menciptakan produk yang enak, melainkan memastikan kualitasnya konsisten dan mampu bersaing. Pelaku usaha juga perlu menghitung harga pokok produksi, menentukan margin yang wajar, serta mengelola masa simpan agar produk tidak menimbulkan kerugian.
Pendampingan mengenai standar produksi, perizinan yang sesuai, desain kemasan, pemasaran digital, dan akses pembiayaan dapat membantu usaha berkembang secara bertahap. Kerja sama dengan toko, pasar, pelaku pariwisata, dan jaringan distribusi juga berpotensi memperluas konsumen.
Ke depan, penguatan UMKM pengolahan ikan dapat menjadi strategi untuk memperpanjang rantai ekonomi perikanan di Banyuwangi. Bahan baku dari nelayan dan pembudidaya dapat menciptakan aktivitas ekonomi lanjutan bagi pengolah, pengemas, pengangkut, hingga penjual.
Keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah peserta pelatihan. Hal yang lebih penting ialah perubahan omzet, peningkatan nilai tambah, keberlanjutan usaha, dan bertambahnya kesempatan kerja.
Dengan pengembangan yang terencana, hasil perikanan berpeluang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat Banyuwangi.