BANYUWANGI – Upaya meringankan permasalahan di lingkungan Pasar Induk Banyuwangi dilakukan dengan membuka jalur komunikasi langsung antara pedagang dan pemerintah. Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Abdul Karim, bahkan memberikan nomor telepon pribadinya kepada perwakilan pedagang.
Karim meminta para pedagang untuk tidak lagi menyampaikan permasalahan melalui pihak-pihak yang tidak memiliki kewenangan. Ia menegaskan, setiap keluhan sebaiknya disampaikan kepada koordinator pasar atau langsung kepada dirinya dan pihak dinas.
"Atau langsung dengan saya, jangan dengan yang lain. Tadi saya sudah beri nomor ponsel saya," ujar Karim usai menerima perwakilan pedagang di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Kamis (27/8/2026).
Baca Juga :Menurut Karim, permasalahan yang berkembang di kalangan pedagang selama ini lebih banyak dipicu oleh komunikasi yang tidak berjalan dengan baik. Oleh karena itu, ia berharap jalur komunikasi langsung dapat menjadi solusi untuk mencegah kesalahpahaman dan munculnya persoalan baru.
Langkah tersebut disambut positif oleh sejumlah pedagang. Mereka mengaku lega setelah mendapat penjelasan langsung dari pihak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Karim juga mengajak seluruh pedagang untuk tetap menjaga persatuan dan suasana kondusif di lingkungan pasar.
“Kalau istilahnya orang banyuwangi, seduluran selawase,” simpulkannya.
Dengan dibukanya ruang komunikasi langsung tersebut, pemerintah berharap setiap permasalahan di Pasar Induk Banyuwangi dapat diselesaikan melalui koordinasi dan musyawarah tanpa harus berkembang menjadi konflik di kalangan pedagang.